Penyebab Terjadinya Trombosit Tinggi Dan Gejalanya Pada Tubuh

Trombosit atau keping darah adalah sel berbentuk oval yang mengalir dialiran darah. Trombosit memiliki ukuran yang sangat kecil dan diproduksi didalam sumsum tulang, Trombosit memiliki fungsi untuk membantu proses dalam pembekuan darah apabila terjadi luka. Trombosit hidup sekitar 9 sampai 10 hari dalam aliran darah dan mudah pecah, saat proses perpecahan inilah trombosit mengeluarkan enzim yang dinamakan trombokiase. Cara kerja trombosit adalah ketika ada pendarahan , lalu terjadi luka maka ada bagian kulit yang terbuka dan mengeluarkan darah. Saat itu trombosit akan berkumpul pada bagian tubuh yang terluka, lalu melakukan pemblokiran aliran darah bersama zat mineral, vitamin dan protein.
Pada orang dewasa, batas normal trombosit adalah 150-450 x 109/L atau 150.000-450.000 platelet per mikroliter darah.

Penyebab trombosit tinggi

Masyarakat pada umumnya hanya mengetahui kadar trombosit rendah atau trombositopenia maka akan berbahaya bagi kesehatan contohnya pada sakit demam berdarah, padahal trombosit tinggi pun dapat membahayakan bagi kesehatan. Jumlah trombosit tinggi lebih dari 450.000 platelet per mikroliter darah disebut  trombositosis, ini merupakan kondisi penggumpalan darah yang dapat dipicu oleh penyakit yang sudah diderita sebelumnya sehingga pemeriksaan awal dapat turut menentukan jenis trombositosis apa yang dialami.

Pada dasarnya trombosit tinggi dibagi 2 macam yaitu :

  • Trombositosis primer ini terjadi karena adanya kelainan pada sumsum tulang dan DNA, kondisi ini sering menjadi penyebab penggumpalan darah.
  • Trombositosisi sekunder ini bisa juga terjadi karena adanya penyakit lain seperti infeksi akut, pendarahan, hemolisis, kanker, spelenektomi dan penyakit sel darah seperti leukimia serta TBC kronik.

Trombosit atau biasa disebut trombositosis memang sangat diperlukan oleh tubuh, namun terlalu banyak memproduksi trombosit juga tidak baik. Mengapa ? karena dapat terjadi efek buruh dari kelebihan trombosit seperti :

  1. Pembekuan darah yang berlebih
    Terjadinya pembekuan pada darah memang sangatlah diperlukan oleh tubuh. Namun memiliki kandungan trombosit yang lebih juga tidak baik, mereka yang berlebih mampu memblokade pembuluh darah yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh. Salah satunya seperti stroke, infark miokard, empoli paru atau pada tubuh bagian lainya. Hal yang mempengaruhi pembekuan darah adalah gejala kental darah dan hemofilia.
  2. Terjadi nya radang pada kelenjar pankreas
    Kelebihan trombosit dapat menimbulkan gangguan lain seperti terjadinya peradangan di kelenjar pankreas, dimana kondisi ini akan menyebabkan mata berwarna putih.
  3. Resiko anemia hemolitik
    Hal ini akan menimbulkan efek yang bahaya salah satu contohnya adalah anemia hemolitik, penyakit ini mengakibatkan penghancurhan terhadap sel darah merah sebelum waktunya berakhir. Komplikasi ini terjadi karena penyakit autoimun atau gangguan lainya.
  4.  Sering pingsan
    Bagi penderita yang mengalami jumlah trombosit tinggi akan banyak mengalami pingsan, hal ini terjadi karena aliran darah yang mengalir pada bagian otak terhambat.
  5.  Nyeri dada
    Penyebab sakit dada ini disebabkan karena adanya pembekuan darah yang terkumpul di pembuluh darah, maka akan menyebabkan penyumbatan pada aliran darah yang berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *