Diagnosa Penyakit Asam Lambung dan Pengertian Nya

Diagnosa Penyakit Asam Lambung

Diagnosa Penyakit Asam Lambung


Inilah Diagnosa Penyakit Asam Lambung

Diagnosa dipastikan dengan cara prosedur endoskopi. Dokter akan bertanya kepada pasien penyakit asam lambung mengenai berbagai gejala yang dialaminya. Prosedur endoskopi akan dilaksanakan dengan menggunakan alat khusus bernama endoskop. Apa itu endoskop? Yakni sebuah tabung panjang yang flexible dengan tambahan kamera dan lampu di bagian ujungnya. Endoskop akan dimasukkan ke mulut demi melihat luka pada dinding esofagus (tenggorokan), dan juga melihat sebab-musabab dari naiknya asam lambung. Diagnosa penyakit asam lambung bisa juga dilaksanakan dengan berbagai tes. Tes dilaksanakan demi memastikan gejala yang dirasakan oleh pasien, yang bukan disebabkan oleh syndrome iritasi usus besar (IBS). Tes apa sajakah yang dilaksanakan demi memeriksa GERD ataupun asam lambung? Inilah beberapa tes yang kami maksud:

  1. Tes manometri.
  2. Tes Endoskopi.
  3. Pemantauan keasaman kerongkongan.
  4. Tes Barium.

Pengertian Asam Lambung

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) ataupun asam lambung sering dialami oleh masyarakat pada umumnya. Penyakit ini dapat diakibatkan adanya kenaikan asam lambung yang menuju area esofagus (kerongkongan). Asam lambung atau GERD lazim memberikan perasaan panas ataupun terbakar di dada dan juga rasa sakit di area ulu hati. Tenggorokan juga termasuk saluran pencernaan, tepatnya.. Esofagus ini sebagai jalur penghubung antara lambung dan mulut.

Penyebab GERD atau Asam Lambung

Penyebab umum asam lambung lazimnya memiliki kaitan dengan factor obesitas (berat badan berlebih). Selain itu, yang menjadi penyebab asam lambung yang umum terjadi ialah mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak yang melimpah. Atau, ibu yang sedang menjalani masa kehamilan. Secara ilmiah, sebab dari kehadiran GERD ataupun asam lambung tinggi ini diakibatkan oleh LES (lower esophageal sphincter) yang tak berfungsi secara maksimal. Lower esophageal sphincter memiliki kegunaan sebagai portal otomatis yang akan terbuka disaat minuman ataupun makanan hendak turun ke area pencernaan. Selepas makanan masuk, lower esophageal sphincter (LES) akan menutup kembali, hal itu dilaksanakan demi menghindari makanan yang telah masuk, ataupun asam di perut naik kembali ke area esofagus. Apabila LES tak menutup dengan semestinya, maka akan terjadi penyakit asam lambung.

Ciri-ciri Penyakit Lambung

Yang biasanya dirasakan oleh para pengidap penyakit asam lambung ialah:

  1. Nyeri pada area ulu hati.
  2. Adanya sensasi panas ataupun seperti terbakar di area dada.
  3. Mulut ataupun kerongkongan terasa tidak enak.
  4. Sakit di tenggorokan.
  5. Sulit menelan makanan.

Komplikasi Akibat GERD ataupun Asam Lambung

Esofagitis ialah komplikasi asam lambung yang biasa terjadi. Apa itu esofagitis? Yakni inflamasi ataupun peradangan di area dinding kerongkongan. Kalau esofagitis sudah mencapai tahapan kronis, penderitanya akan kesulitan menelan dikarenakan kemunculan tukak. Tukak bisa terbentuk akibat adanya luka pada lapisan dinding kerongkongan yang terkena erosi. Apabila didiamkan dan terus berlanjut, level selanjutnya akan naik menjadi kanker kerongkongan.

Pengobatan Asam Lambung atau GERD

Pengobatan asam lambung ini mempunyai beberapa langkah. Metode yang paling ringan untuk diterapkan ialah dengan mengubah pola dan menu makanan. Beralihlah ke menu masakan yang rendah akan lemak namun kaya akan asupan gizi. Namun.. Apabila ternyata metode ini belum juga menampakkan perubahan yang signifikan, pasien bisa mencoba obat asam lambung. Pada tahapan terparah, asam lambung atau GERD diobati dengan menjalani operasi. Dan untuk pasien yang sering kambuh, dokter akan memberikan obat jangka panjang untuk mengatasi asam lambung.

Diagnosa Penyakit Asam Lambung dan Pengertian Nya

Posted by: Green World Herbal Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *